Dewi Sundari

 

‘Setiap manusia layaknya hidup ibarat bunga lotus, yang tetap suci meski berkubang di dalam lumpur.’

 

-          Dewi Sundari (Mei Lian) 

 


 

 
Setiap butir Batu Giok dari Batu-Giok.Com bukanlah Batu Giok sembarangan. Masing-masing Batu Giok tersebut merupakan karya Dewi Sundari, Pakar Metafisika yang menemukan metode Fengshui Nusantara. Selain dikenal sebagai Pakar Fengshui Nusantara dengan sebutan Mei Lian, di dunia metafisika Jawa Dewi Sundari juga dikenal sebagai Paranormal Pesugihan dan Pengobatan Jawa.  
 
dewi sundari - mei lian
 

Dewi Sundari (Mei Lian) 

  • Pakar Fengshui Nusantara

 

Pakar Fengshui Nusantara yang memiliki nama asli Sundari ini terlahir di kota Jepara, Jawa Tengah, pada tahun 1990. Sebagaimana karakter shio Kuda yang menyukai gerak bebas, Dewi Sundari merupakan sosok yang menyukai pergerakan dan kebebasan berilmu. Karena itu beliau tidak segan mempelajari Fengshui secara mendalam, bahkan sampai bermeditasi dan menembus alam astral agar dapat menyempurnakan metode Fengshui Nusantara.

 

Berawal dari kecintaan terhadap ilmu metafisika pada umumnya dan sejarah pada khususnya, sejak masih berusia sangat belia Dewi Sundari sudah mencurahkan perhatian besar pada dunia Fengshui. Ilmu yang satu ini memang menarik perhatian beliau. Bukan hanya karena kerumitan atau kompleksitas Fengshui itu sendiri, tetapi juga karena keberadaannya yang telah memberi manfaat pada jagad raya selama ribuan tahun lamanya.  

 

Pada awalnya Dewi Sundari menimba ilmu pada sejumlah guru yang membawa langsung Ilmu Fengshui dari daratan Cina. Namun seiring dengan berjalannya waktu, Dewi Sundari menyadari bahwa ada sesuatu yang tidak lengkap dalam metode Fengshui tersebut. Karena pada kenyataannya tidak semua penerapan Fengshui bisa memberi hasil seperti yang diharapkan. Berbekal pemahaman ini Dewi Sundari kemudian mulai melakukan riset atau penelitian metafisik untuk menyempurnakan pedoman Fengshui yang selama ini digunakan oleh para pakar dan praktisi tanah air.

 

Meditasi Astral

 

Sebagai bagian dari riset atau penelitian metafisik yang beliau lakukan, Dewi Sundari menjalankan meditasi khusus dengan tujuan untuk mendapatkan petunjuk ilahiah langsung dari penguasa alam semesta. Melalui meditasi tersebut, Dewi Sundari menerima pencerahan yang kemudian menjadi cikal bakal terciptanya Fengshui Nusantara.

 

Pada dasarnya Fengshui merupakan ilmu yang luar biasa. Tetapi ilmu Fengshui yang dibawa langsung dari daratan Cina tidak bisa begitu saja diterapkan di Indonesia. Sebab karakter geografis Cina tidak sama dengan Indonesia. Di sini kita hanya mengenal dua musim sementara Negeri Tirai Bambu mengalami perubahan empat musim dalam setahun. Inilah penyebab mengapa tidak semua penerapan Fengshui di tanah air bisa memberikan hasil sesuai yang diharapkan.

 

Untuk menyempurnakan pedoman Fengshui agar sejalan dengan karakter geografis Nusantara, dalam meditasinya Dewi Sundari menyeberang ke alam astral. Di alam astral ini Dewi Sundari kemudian bertemu dan dibimbing oleh Delapan Dewa (Eight Immortals).

 

Bertemu Delapan Dewa

 

Delapan Dewa atau Ba Xian adalah dewa-dewi keberuntungan yang masing-masing mewakili delapan kondisi kehidupan manusia, yaitu kekayaan, kebangsawanan, kemiskinan, kejelataan, kaum tua, kaum muda, pria dan wanita. Delapan dewa surgawi inilah yang membimbing Dewi Sundari dalam menciptakan Fengshui Nusantara, suatu pedoman Fengshui mutakhir yang disempurnakan agar sejalan dengan karakter dua musim Indonesia.

 

  • Li Tie Guai

 

Dari Dewa Li Tie Guai yang terkenal pemarah namun murah hati, Dewi Sundari belajar mematangkan kemapanan spiritual. Kemapanan spiritual ini sangat penting manakala kelak Dewi Sundari membimbing murid-muridnya dalam mendekatkan diri kepada Tuhan Pencipta Alam Semesta yang merupakan sumber segala keberadaan di dunia.

 

  • Lu Dong Bin

 

Dewa Lu Dong Bin mewakili kaum ilmuwan yang terpelajar. Olehnya Dewi Sundari diwarisi ilmu untuk menguasai berbagai hal dan pengetahuan tanpa dengan sengaja belajar keras.

 

Ada sedikit cerita mengenai warisan Dewa Lu Dong Bin ini. Sekembalinya dari meditasi beliau, adik Dewi Sundari yang memang masih duduk di bangku sekolah sempat terheran. Pasalnya, sang kakak yang sebelumnya tidak doyan sejarah tiba-tiba berceloteh tentang Sejarah Modern Jerman, Perang Seratus Tahun, Kejatuhan Konstantinopel hingga Perang Silesia. Bahkan, mendadak saja isi-isi pokok Perjanjian Linggarjati yang ditandatangani pada 25 Maret 1947 bisa beliau hafalkan di luar kepala.

 

  • Zhang Guo Lao

 

Sebagai dewanya ramuan obat, Dewa Zhang Guo Lao mengajarkan Dewi Sundari resep-resep pengobatan kuno yang terbukti ampuh menyembuhkan segala penyakit. Cara terciptanya resep obat tersebut tidak seperti penemuan resep pada umumnya. Di sini, Dewi Sundari dibekali kemampuan untuk berkomunikasi langsung dengan alam semesta pada umumnya dan tumbuhan pada khususnya untuk menentukan khasiat dan penggunaan suatu tanaman obat.

 

  • He Xian Gu

 

Bisa ditebak, Dewi He Xian Gu yang merupakan satu-satunya anggota wanita Delapan Dewa mengajarkan Dewi Sundari rahasia Ilmu Asmara. Dengan ilmu ini, Dewi Sundari telah berhasil membantu menyelesaikan berbagai persoalan cinta, jodoh dan rumah tangga. Termasuk bagaimana meningkatkan pesona, mengikat kesetiaan pasangan, mendatangkan pasangan hidup yang sesuai keinginan dan bagaimana menjadi wanita pujaan.

 

Dewi Sundari memang terkenal berbakat dalam urusan memperbaiki peruntungan jodoh dan asmara seseorang. Bahkan dulu saat usianya masih terbilang bocah, Dewi Sundari sering membantu orang-orang di sekeliling beliau. Ada yang sudah berumur kepala empat namun masih belum berpasangan, tiba-tiba menemukan jodoh yang ia inginkan. Ada juga yang rumah tangganya sudah berada di ambang perceraian, secara perlahan hubungannya kembali harmonis bahkan lebih mesra dari sebelumnya.

 

  • Lan Cai He

 

Layaknya Dewa Lan Cai He yang menguntai uang logam dan membiarkannya berceceran tanpa peduli, Dewi Sundari menerima rahasia spiritual tentang bagaimana mendatangkan kekayaan lebih banyak dalam waktu relatif lebih singkat.

 

  • Han Xiang Zi

 

Bukan hanya kaum hawa yang membutuhkan Ilmu Asmara. Dewi Sundari juga menerima warisan ilmu rahasia dari Dewa Han Xiang Zi tentang bagaimana menjadi pria idaman, memukau perhatian para wanita dan menjadi lelaki sejati yang sesungguhnya.

 

  • Cao Guo Jiu

 

Segala hal tentang Dewa Cao Guo Jiu memang serba ningrat. Beliau menurunkan ilmu kharisma dan kewibawaan yang akan sangat membantu manakala seseorang berniat menjadi pemimpin yang dihormati sekaligus disegani.

 

  • Zhong Li Quan

 

Dewa Zhong Li Quan merupakan pemimpin Delapan Dewa. Darinya Dewi Sundari mewarisi ilmu perhitungan untuk menemukan solusi semua masalah kehidupan. Sehingga Dewi Sundari bisa memberikan solusi terbaik tanpa perlu terlebih dahulu menyeberang naik ke alam langit. Uniknya, proses perhitungan ini berjalan tanpa sadar. Setiap kali disodori nama dan tanggal lahir seseorang, Dewi Sundari kemudian terdiam sejenak dan membaca peruntungan orang tersebut begitu saja. Proses perhitungan yang tidak dapat dijelaskan secara nalar ini dipraktekkan oleh Dewi Sundari sampai sekarang.

 

Dianugerahi Nama ‘Mei Lian’

 

Pada penghujung perjalanan astral beliau, Dewi Sundari masih menerima anugerah lain. Oleh Delapan Dewa beliau diberi nama Mei Lian, yang bermakna ‘bunga lotus yang cantik’. Sebab beliau menembus alam astral lewat gerbang metafisik yang berbentuk bunga lotus. Sedangkan di sisi lain nama Mei Lian juga melambangkan kesucian, sebagaimana bunga lotus yang tetap bersih dan suci meski tumbuh dan berkubang di dalam lumpur.

 

Nama ‘Mei Lian’ yang beliau terima bukan sekedar penanda identitas belaka. Tetapi juga membawa pesan positif bagi kehidupan manusia. Meski tergenang dalam air lumpur, bunga lotus tetap bisa menjaga kesuciannya. Manusia juga selayaknya bersikap demikian, tetap menjadi dirinya sendiri dan bertahan dari segala godaan yang pada akhirnya hanya akan membawa kesengsaraan dan kesulitan. Maka tidak heran bila bunga lotus sering muncul dalam lambang keagamaan, bahkan sampai digunakan oleh sejumlah negara dalam bendera kenegaraan mereka. 

 


“Keberuntungan terbesar adalah keberuntungan yang kita ciptakan sendiri.” 

 

- Dewi Sundari (Mei Lian)


 

Di bidang karir dan bisnis, Dewi Sundari telah bertahun-tahun menjadi konsultan spiritual bagi banyak pengusaha yang membutuhkan saran dan arahan. Saran yang diberikan mungkin memang sangat sederhana, tapi terbukti membawa hasil luar biasa. Kesuksesan karir dan kemapanan usaha nyatanya berhasil didapatkan oleh demikian banyak orang melalui kemampuan Dewi Sundari dalam membaca gerak roda energi alam semesta. Dari kemampuannya membaca gerak energi ini pula, Dewi Sundari tumbuh menjadi seorang konsultan kesuksesan yang piawai memanfaatkan energi dalam unsur-unsur tertentu untuk kemudian diekstrak dan dialirkan demi menunjang berbagai tujuan hidup.

 

Masih melalui cara yang sama, Dewi Sundari membuktikan bahwa keberuntungan bisa datang kapanpun kita inginkan tanpa melulu menunggu dan berharap. Mengapa demikian? Karena dalam diri tiap-tiap manusia sesungguhnya tersimpan kemampuan untuk menciptakan segala keberuntungan dan keajaiban. Kemampuan ini dapat dibangkitkan dengan aliran energi tertentu menurut karakteristik energi orang yang bersangkutan. Inilah salah satu alasan mengapa Dewi Sundari sengaja mendedikasikan waktu dan kemampuannya untuk mengolah aliran energi dalam suatu benda agar dapat menggerakkan roda keberuntungan dalam diri seseorang.

 

Uniknya keberuntungan sama dengan keunikan masa depan. Terlepas dari keberadaan takdir yang tidak dapat dibantah, ternyata masa depan kita esok hari sangat ditentukan oleh apa yang kita lakukan hari ini. Dengan kemampuannya, Dewi Sundari telah lama membantu banyak orang ‘mengintip’ masa depan mereka, mulai dari masa depan karir, kesehatan hingga asmara.

 

Terkait ramalan asmara, satu hal yang membuat Dewi Sundari tak pernah merasa jenuh dengan bidang ini adalah kenyataan bahwa ramalan asmara yang ia berikan terbukti berhasil membantu para kliennya menemukan cinta sejati mereka. Sehingga bagi Dewi Sundari, peranannya sebagai seorang Ratu Ramalan bukan hanya tentang membaca kehidupan orang di masa depan, tetapi juga merupakan suatu bentuk pengabdian.

 


“Cinta itu seindah hujan. Karena cinta dapat menyatukan dua hati, sebagaimana hujan menyatukan langit dan bumi yang selamanya tak pernah bertemu.”

 

- Dewi Sundari (Mei Lian)


 

Nah, bagaimana dengan Anda? Bila Anda ingin meraih masa depan yang penuh keberuntungan dan kesuksesan, inilah kesempatan besar untuk mewujudkannya. Mei Lian selalu membuka kedua tangannya lebar-lebar bagi Anda yang ingin sukses dan bahagia melalui cara-cara yang selaras dengan alam semesta.

 

Hadiah Imlek dari Dewi Sundari,
Menyambut Tahun Monyet Api,

Gratis Kristal Venus Api
(untuk pemesanan diatas Rp. 1.000.000)
atau
Gratis Gelang Gembala Api
(untuk pemesanan diatas Rp. 3.500.000)

serta Gratis Biaya Kirim ke Seluruh Indonesia
(khusus pemesanan hari ini)

*klik pada bonus untuk keterangan detail

 

Secara Gratis dan Berkala,
Dewi Sundari memberikan informasi penting sekaligus tips-tips memperkaya diri dari pandangan spiritual.
Pastikan Anda mendapatkan informasi penting tersebut dengan mendaftarkan alamat email aktif di bawah ini.

Masukkan Data Diri Anda

 

 

Mei Lian Pakar Fengshui Nusantara

Alamat Kantor

Wisma Iskandarsyah Blok A-10

Jl. Iskandarsyah Raya Kav. 12 - 14

Jakarta Selatan 12160

(Sebelum Datang, Daftar Dulu)

 

Staf Admin - Mas Wahyu

0857 6211 8383 (Indosat)
Telepon | SMS

Email :
adm.dewisundari@gmail.com

BBM & WA :
BBM : 56859C10
WA : 085762118383

 

Mei Lian

Pakar Fengshui & Konsultan Kesuksesan
0822 3112 2168

pakarfengshui@gmail.com

Add Friend

atau
via Contact Pesan Silakan Klik Disini

Jam Kerja

Senin-Sabtu, pukul 08:00-16:00 WIB

Sebelum datang, telepon dulu.

Pusat Fengshui
Ramal Cinta
Batu Giok
Pengobatan Sinshe